Brondong bersiap Tampung Kapal Besar

April 9, 2010 at 8:43 am Tinggalkan komentar


LAMONGAN – Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong bakal

ditingkatkan statusnya menjadi Pelabuhan Samudera. Diharapkan nelayan bisa mengeksplorasi zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia karena pelabuhan penampung hasil tangkapan mereka sudah tersedia.

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Lamongan sangat mendukung ide itu. “Peningkatan status tersebut sangat perlu karena PPN sudah tidak memadai akibat terus meningkatnya ikan tangkapan yang masuk ke pelabuhan tersebut,” kata Ketua HSNI Lamongan, Sudarlin, Jumat (9/4).

Dalam catatan Sudarlin, ikan tangkapan yang masuk ke PPN Brondong saat ini mencapai 80-150 ton per hari. Banyaknya tangkapan ini tidak didukung kondisi fisik pelabuhan yang memadai. Panjang dermaga hanya 161 meter, sedang luas Tempat Pelelangan Ikan (TPI) hanya 1.110 meter persegi.

Lantaran sempitnya area pelabuhan, tambah Sudarlin, kapal-kapal besar terpaksa balik karena area sandarnya sudah penuh. Bahkan sering pula nelayan setempat menolak masuknya kapal-kapal penangkap ikan dari daerah lain. “Untuk sandar kapal-kapal nelayan sini saja sudah sesak. Jadi kami terpaksa menolak kapal dari daerah lain,” tambah Sudarlin. Bila PPN berubah menjadi pelabuhan samudera, ia bisa menampung kapal berbobot lebih dari 30 GT.

“Kami sendiri sadar bahwa kehadiran kapal-kapal daerah lain justru menguntungkan nelayan setempat karena pasar ikan semakin ramai,” katanya.

Sudarlin sendiri berharap nelayan setempat terus meningkatkan kualitas mereka hingga mampu melaut ke ZEE. “Dengan begitu nelayan setempat tidak khawatir kalah bersaing sekali pun kapal-kapal daerah lain banyak bersandar di Brondong,” katanya.

Kepala PPN Brondong, Sukardono menyebut PPN Brondong adalah terminal point (titik temu) yang menguntungkan antara kegiatan ekonomi di laut dan di darat, termasuk sebagai pusat industri pengolahan hasil perikanan. “Untuk pelayanan komersial sudah dibentuk Perum Prasarana Perikanan Samudra Cabang Brondong,” kata Sukardono.

Selain itu, PPN Brondong sebagai salah satu basis utama perikanan Jawa Timur terbukti mampu mengendalikan harga ikan tangkapan, sehingga banyak nelayan luar daerah yang tertarik memasarkan ikannya di PPN Brondong.

“Namun kapan peningkatan status PPN menjadi pelabuhan samudra belum bisa dipastikan. Kami masih bicarakan detilnya,” katanya.

Menurut catatannya, kunjungan kapal ke PPN Brondong meningkat setahun terakhir. Pada 2008 terdapat 22.327 kapal bersandar, sedang 2009 lalu meningkat menjadi 25.573 kapal. Dari jumlah itu, hanya 1.546 kapal milik nelayan lokal, lainnya dari luar daerah. Tahun ini diperkirakan jumlah tersebut naik 15 persen.

Entry filed under: Seputar lamongan. Tags: .

Mengenang 100 hari kepergian GUSDUR JUPE CAWABUP PACITAN……Apa kata dunia?????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Pos-pos Terbaru

KALENDER

April 2010
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Artikel Lawas

Pengunjung Online


%d blogger menyukai ini: